Autonomous System (AS) dan Border Gateway Protocol (BGP)

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana data Anda bisa melintasi benua dan melewati berbagai jaringan hanya dalam hitungan detik? Jawabannya terletak pada konsep Autonomous System (AS) dan protokol kuncinya, Border Gateway Protocol (BGP). Keduanya adalah fondasi yang memungkinkan internet global berfungsi sebagai “jaringan dari jaringan.”

 

Apa Itu Autonomous System (AS)?

Autonomous System (AS) adalah kumpulan jaringan IP (router dan prefix alamat IP) yang berada di bawah kendali satu entitas administrasi tunggal dan memiliki kebijakan routing yang seragam dan terdefinisi dengan jelas.

Bayangkan internet sebagai peta dunia, dan setiap AS adalah sebuah negara besar. Negara-negara ini (ISP, perusahaan teknologi besar, universitas, atau lembaga pemerintah) mengelola lalu lintas data di dalam wilayah mereka sendiri, tetapi harus memiliki aturan untuk bertukar data dengan negara tetangga.

  1. Identitas Unik: Setiap AS diidentifikasi secara unik di seluruh dunia dengan nomor yang disebut Autonomous System Number (ASN).
  2. ASN Publik: ASN publik dialokasikan oleh badan registrasi regional (seperti APNIC untuk Asia Pasifik) dan harus unik karena digunakan untuk routing di internet global. ASN inilah yang memungkinkan AS lain tahu jalur mana yang harus dilewati untuk mencapai jaringan Anda.
  3. ASN Private: Ada juga ASN yang dicadangkan untuk penggunaan internal dalam jaringan perusahaan yang besar (misalnya, ASN 64512 hingga 65534 dalam format 16-bit).

 

Border Gateway Protocol (BGP): Diplomasi di Internet

Border Gateway Protocol (BGP) adalah protokol routing utama yang digunakan untuk bertukar informasi routing antar-Autonomous System (AS). BGP berbeda dari protokol routing internal (seperti OSPF atau EIGRP) yang hanya bekerja di dalam satu AS. BGP sering disebut sebagai Exterior Gateway Protocol (EGP).

Fungsi utama BGP adalah mengarahkan paket data di antara AS, memastikan paket tersebut menemukan jalur terbaik dan paling efisien melintasi jaringan global.

Bagaimana BGP Bekerja? (Path Vector Protocol)

BGP bekerja dengan cara yang unik, menjadikannya protokol yang sangat fleksibel dan scalable:

  1. Pertukaran Informasi Path: BGP adalah protokol Path Vector. Setiap kali sebuah AS mengumumkan rute (yaitu, Blok IP yang dapat dijangkau di dalamnya) ke AS tetangga, ia juga menyertakan AS_Path. AS_Path adalah daftar urutan ASN yang harus dilewati oleh paket data untuk mencapai tujuan.
  2. Pemilihan Rute Berbasis Kebijakan: BGP tidak hanya memilih jalur terpendek (seperti protokol routing internal), tetapi juga memilih rute terbaik berdasarkan serangkaian atribut yang sangat kompleks dan dapat disesuaikan (seperti AS_Path, Local Preference, MED, dll.). Hal ini memungkinkan setiap AS untuk menerapkan kebijakan bisnisnya (misalnya, memilih rute yang lebih murah atau rute dengan latensi rendah) dalam menentukan jalur mana yang akan digunakan untuk mengirim atau menerima lalu lintas.
  3. Koneksi TCP: BGP membangun dan menjaga koneksi yang andal dengan router BGP di AS lain (disebut peer BGP) menggunakan TCP port 179. Ini memastikan pertukaran informasi routing yang stabil dan terverifikasi.

 

Mengapa AS dan BGP Sangat Vital?

AS dan BGP adalah alasan mengapa internet tetap teratur dan stabil:

  1. Skalabilitas: Tanpa pembagian menjadi AS dan BGP yang merangkum rute menjadi blok-blok besar, router internet tidak akan mampu menangani jutaan rute dan akan crash.
  2. Ketersediaan (Redundancy): Banyak AS terhubung ke lebih dari satu AS lain (multihoming). BGP secara otomatis mengalihkan lalu lintas ke jalur cadangan jika salah satu koneksi utama ke ISP mengalami kegagalan (failover).
  3. Kontrol: AS memungkinkan setiap entitas memiliki kendali penuh atas bagaimana lalu lintasnya masuk dan keluar dari jaringan mereka, sebuah keharusan bagi ISP dan perusahaan besar.

 

Singkatnya, AS adalah wilayah administratif yang unik di internet, dan BGP adalah protokol komunikasi diplomatik yang memungkinkan AS-AS tersebut bernegosiasi, bertukar informasi, dan bersama-sama mengarahkan lalu lintas data melintasi jaringan global dengan efisiensi dan keandalan yang luar biasa.