Depok, 30 Oktober 2025 – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai pelopor transformasi digital pendidikan tinggi Islam dalam forum Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025. Konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Agama RI di UIII, Depok, ini menjadi panggung bagi Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., untuk memaparkan visi besar kampusnya.
Prof. Aan Jaelani menjelaskan bahwa keikutsertaan aktif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam AICIS+ 2025 adalah bagian integral dari komitmen kampus berpredikat Unggul Digital untuk menjawab tantangan global. Di tengah tema utama AICIS+, “Islam, Ekoteologi, dan Transformasi Teknologi”, delegasi Cirebon memaparkan strategi yang telah berhasil diterapkan dalam membangun Ekosistem Pendidikan Islam Digital.
“Kami tidak hanya membahas teknologi; kami membahas etika dan kemanusiaan di balik teknologi. Pendidikan jarak jauh yang kami terapkan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dirancang untuk melahirkan generasi yang saleh secara spiritual, sekaligus mahir dalam teknologi, menjadikannya solusi atas isu kesenjangan digital dalam pendidikan Islam global,” ujar Prof. Aan.
Dalam sesi talkshow yang menarik perhatian peserta dari 31 negara, Prof. Aan menyoroti keberhasilan program PJJ di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang kini menjadi model bagi PTKI lain. Inovasi ini selaras dengan subtema Science and Technological Transformation AICIS+ 2025, yang berupaya mencari titik temu antara nilai-nilai Islam dan perkembangan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (AI). Partisipasi ini memperkuat posisi UIN Siber Cirebon dalam jejaring riset dan kolaborasi internasional.







