VXLAN di Dunia Jaringan, Upgrade dari VLAN?
Virtual Extensible LAN (VXLAN) adalah salah satu teknologi terbaru di dunia jaringan modern, khususnya di lingkungan pusat data (data center) dan cloud computing. VXLAN adalah protokol overlayโyaitu, jaringan virtual yang dibangun di atas jaringan fisik yang sudah ada, yang diciptakan untuk mengatasi keterbatasan serius dari teknologi segmentasi jaringan yaitu VLAN.
VXLAN Jaringan Layer 2 di Atas Jaringan Layer 3
Secara sederhana, VXLAN memungkinkan Anda membuat jaringan Lapisan 2 (Layer 2) virtual yang dapat meluas melewati batas jaringan Lapisan 3 (Layer 3) fisik. Ini dicapai melalui teknik yang disebut enkapsulasi (encapsulation).
VXLAN bekerja dengan cara yang cerdas: Frame Ethernet Layer2 dari sebuah Virtual Machine (VM) atau container akan “dibungkus” (dienkapsulasi) ke dalam paket UDP (User Datagram Protocol) Lapisan 4 dan diberi header IP (Layer 3). Paket ini kemudian dikirim melintasi jaringan Layer3 fisik yang ada, seolah-olah paket tersebut adalah paket IP biasa. Di ujung tujuan, perangkat khusus akan “membuka bungkusnya” (dekapsulasi) dan mengembalikan frame Ethernet Layer2 asli ke penerima.
Dengan cara ini, dua server yang secara fisik terpisah jauh dan berada di subnet IP yang berbeda dapat berkomunikasi seolah-olah berada dalam satu jaringan lokal (Layer2) yang sama.
Komponen Kunci yang Membuat VXLAN Canggih
VXLAN memiliki beberapa elemen inti yang memungkinkan skalabilitas tinggi:
- VNI (VXLAN Network Identifier): Ini adalah ID unik 24-bit yang mengidentifikasi setiap segmen jaringan virtual. VNI adalah kunci skalabilitas VXLAN, karena ia menawarkan potensi hingga 16 juta jaringan virtual, jauh melampaui batas 4.094 yang dimiliki oleh VLAN tradisional.
- VTEP (VXLAN Tunnel End Point): Ini adalah perangkatโbiasanya switch data center atau hypervisor serverโyang bertindak sebagai gerbang. VTEP bertanggung jawab penuh atas proses enkapsulasi dan dekapsulasi paket VXLAN.
- Jaringan Underlay: Ini adalah jaringan fisik Layer3 (jaringan IP data center Anda) yang menjadi jalur transportasi paket VXLAN.
- Jaringan Overlay: Ini adalah jaringan L2 virtual yang diciptakan oleh VXLAN, yang berjalan “di atas” jaringan Underlay L3.
Keunggulan VXLAN di Era Cloud Computing
VXLAN menjadi sangat penting karena mampu mengatasi kelemahan utama VLAN dalam lingkungan cloud berskala besar:
- Mengatasi Keterbatasan ID: Dengan 16 juta VNI, VXLAN mampu mendukung isolasi jaringan (multi-tenancy) bagi ribuan pelanggan yang berbagi infrastruktur fisik di data center atau cloud publik tanpa takut kehabisan ID segmentasi.
- Memungkinkan Mobilitas Tanpa Batas: VXLAN mempertahankan koneksi jaringan L2 meskipun Virtual Machine (VM) dipindahkan (live migration) antar server atau rack yang berjauhan. VM dapat mempertahankan alamat IP-nya, memberikan fleksibilitas operasional yang besar.
- Memanfaatkan Jaringan Secara Penuh: VXLAN berjalan di atas jaringan L3, yang sangat efisien dan mampu memanfaatkan semua jalur yang tersedia secara bersamaan melalui Equal-Cost Multi-Path (ECMP) routing. Ini jauh lebih baik daripada VLAN yang sering terhambat oleh Spanning Tree Protocol (STP) yang memblokir beberapa link untuk mencegah loop.
Dengan menggabungkan dengan teknologi kontrol plane modern seperti EVPN (Ethernet VPN), VXLAN telah menjadi fondasi standar bagi arsitektur jaringan data center modern, memastikan infrastruktur cloud aman, scalable, dan berkinerja tinggi.







