UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) mengirimkan delegasi teknis ke pertemuan tahunan Forum PTIPD PTKIN 2025 di Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman. Pertemuan nasional ini berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Mei 2025. Forum tersebut mengusung tema “Membangun Ekosistem Digital yang Berkelanjutan untuk Perguruan Tinggi Keagamaan”.
Sebagai tuan rumah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyambut sekitar 40 delegasi dari 59 kampus anggota se-Indonesia. Selain itu, delegasi UINSSC hadir untuk menyelaraskan roadmap teknologi informasi kampus.

Prioritas Digitalisasi Kemenag dalam Forum PTIPD PTKIN 2025
Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis Kemenag RI, Dr. Asro’i, M.Pd., membuka agenda tersebut secara resmi pada Selasa (27/5/2025).
Dalam sambutannya, beliau menegaskan urgensi digitalisasi bagi kemajuan kampus. Oleh karena itu, digitalisasi masuk ke dalam delapan program prioritas Kementerian Agama RI. Saat ini Kemenag mengelola lebih dari 1,2 juta mahasiswa pada 800 lembaga. Akibatnya, tata kelola kampus mustahil berjalan efisien tanpa kehadiran sistem terpadu. Beliau juga mengingatkan pentingnya aspek keamanan siber dan etika digital.
Langkah tersebut selaras dengan arah pengembangan sistem di portal resmi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sebagai Cyber Islamic University, kampus terus memperkuat infrastruktur server dan layanan perkuliahan online.
Master Plan dan Sinergi Mitigasi Data PTKIN
Wakil Rektor II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag., turut menyampaikan pandangannya. Menurut beliau, transformasi digital membutuhkan perencanaan matang. Lembaga pendidikan perlu menyusun Master Plan serta Road Map jangka panjang agar layanan publik berjalan optimal.
Selanjutnya, Ketua Forum PTIPD, Haris Setiaji, M.T.I., menegaskan tujuan utama pertemuan ini. Beliau ingin forum melahirkan rekomendasi konkret bagi seluruh unit pangkalan data. Karena itu, sinergi antar-satker menjadi kunci keberhasilan tata kelola kampus Islam yang inklusif dan aman.
Kepala PTIPD UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mohammad Irfan, Ph.D., menyebut kehadiran sejumlah mitra industri. Perusahaan teknologi seperti Telkom Indonesia, Sangfor Indonesia, Ruijie, Lumina Eka Optima, B-One Corporation, dan PT Hana Integrasi Solusi turut mendukung agenda ini.
Melalui keikutsertaan aktif dalam Forum PTIPD PTKIN 2025, UINSSC memperkokoh kolaborasi antarkampus keagamaan. Selain berbagi pengalaman tata kelola kampus siber, UINSSC juga memantapkan integrasi data feeder nasional.







