PUSTIKOM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tingkatkan Literasi IT Tenaga Kependidikan Melalui Pelatihan AI Agent dan Otomasi

UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat kompetensi digital tenaga kependidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Literasi IT bagi Tenaga Kependidikan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada 24, 26, dan 27 Agustus 2026 di Gedung PUSTIKOM Lantai II, Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Fahmi Nuradi, S.Kom., menjadi narasumber dalam rangkaian kegiatan yang memadukan materi dan praktik teknologi digital.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIN Siber Cirebon membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan dan otomasi untuk mendukung pekerjaan tenaga kependidikan.

UPT TIK Dorong Tenaga Kependidikan Adaptif terhadap Teknologi

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris UPT TIK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Abdurrozaq Nasrudin, S.Kom., M.M. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi teknologi informasi bagi tenaga kependidikan. Perkembangan transformasi digital menuntut tenaga kependidikan untuk terus memperbarui kemampuan. Oleh karena itu, peserta mengikuti materi dan praktik secara aktif sebagai bekal dalam mendukung pekerjaan. Selain itu, peserta mempelajari pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas layanan pada unit kerja masing-masing. Pendekatan praktik membantu peserta memahami penerapan teknologi secara langsung.

Kenalkan OpenClaw dan AI Agent

Pada sesi awal, narasumber memperkenalkan OpenClaw dan AI Agent sebagai teknologi pendukung pekerjaan. Peserta mempelajari perbedaan chatbot dengan AI Agent serta manfaat penggunaannya dalam lingkungan kampus. Selanjutnya, peserta mengenal sejumlah konsep dasar AI Agent. Materi mencakup Model atau LLM, Provider, API Key, System Prompt, Skill, Tool, Channel, Memory, dan OAuth.

Peserta kemudian mempraktikkan instalasi ClawX, pembuatan API Key Gemini, dan pembuatan Bot Telegram. Praktik tersebut memberikan pengalaman dalam membangun AI Agent secara langsung. Sistem tersebut menggunakan knowledge base layanan kampus untuk membantu memberikan respons terhadap pertanyaan pengguna.

Peserta Pelajari Otomasi Digital dengan n8n

Pada hari kedua, peserta mempelajari n8n Automation untuk mengoptimalkan pekerjaan yang bersifat berulang. Narasumber menjelaskan konsep Trigger, Node, dan Workflow sebagai dasar membangun otomasi. Selanjutnya, peserta membuat workflow AI Chatbot menggunakan Google Gemini. Peserta juga menghubungkan n8n dengan Telegram dan Google Workspace.

Praktik tersebut mencakup pencatatan pesan secara otomatis ke Google Sheets. Selain itu, peserta membuat workflow yang membaca data jadwal dan memberikan respons berdasarkan data tersebut. Peserta juga memanfaatkan Google Calendar untuk membuat agenda otomatis. Agenda tersebut kemudian dirangkum oleh AI Agent dan dikirim melalui Telegram.

Final Project Terapkan AI untuk Penjadwalan

Pada hari ketiga, peserta memasuki sesi Final Project berupa otomasi penjadwalan pribadi berbasis AI. Peserta menerapkan konsep workflow n8n secara utuh dalam membangun sistem pengingat personal. Peserta menghubungkan Telegram, AI Agent, dan Google Calendar dalam satu alur kerja. Dengan demikian, pengguna dapat mengirim permintaan jadwal melalui Telegram dan membuat agenda secara otomatis.

Selain itu, peserta mengintegrasikan Google Calendar dengan Google Sheets untuk pemantauan data secara real-time. Peserta kemudian melakukan pengujian melalui berbagai skenario permintaan. Pengujian tersebut bertujuan memastikan workflow berjalan stabil, akurat, dan mudah digunakan. Sementara itu, peserta juga mengevaluasi hasil praktik selama tiga hari kegiatan.

Perkuat SDM untuk Transformasi Digital Kampus

Rangkaian kegiatan Peningkatan Literasi IT memberikan pengalaman praktik teknologi kepada tenaga kependidikan. Materi yang diberikan mencakup kecerdasan buatan, AI Agent, otomasi workflow, hingga integrasi berbagai platform digital.

Dengan demikian, kegiatan tidak hanya memperkenalkan teknologi baru. Kegiatan juga mendorong peserta memahami penerapan teknologi secara aman dan sesuai kebutuhan layanan.

UPT TIK akan terus mendorong pengembangan penerapan teknologi tersebut dalam layanan kampus dan mendukung komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun ekosistem digital.